Melihat kebijaksanaan dan regulasi yang ditempuh pemerintah saat ini, tampaknya masih belum menghasilkan hasil yang signifikan bagi efisiensi dan penghematan konsumsi energi. Amerika Serikat sebagai negara adidaya telah mampu mewujudkan perencanaan energi yang matang yang berimbas pada terarahnya jaminan ketahanan dan penyediaan energi. Amerika Serikat telah merencanakan beberapa regulasi yang diterbitkan pada tahun 1985. Mungkin kita bisa mempelajarinya dan melihat bagaimana hasil yang mereka terapkan sehingga berdampak pada kondisi energi di wilayah mereka. Semoga kita bisa belajar banyak dengan keberhasilan mereka dan yang terpenting adalah adanya keinginan kita untuk betul-betul merealisasikan rencana-rencana yang telah kita buat....... Semoga bermanfaat
TUJUAN DAN STRATEGI KEBIJAKSANAAN
ENERGI AMERIKA SERIKAT
Tujuan
Berhubung dengan hal-hal di atas maka tujuan kebijaksanaan energi Amerika Serikat
adalah:s )
(a) dalam waktu sesingkat-singkatnya mengurangi ketergantungan dari minyak impor
dan kerawanan (vulnerability) terhadap gangguan penyediaan minyak;
(b) dalam jangka menengah, menjaga agar minyak i?npor dapat dipertahankan pada taraf
rendah guna menghadapi masa produksi minyak dunia mencapai batas kapasitasnya;
(c) dalam jangka panjang, memiliki sumber energi yang terbarui (renewable) dan yang
tak akan habis (inexhaustible) guna meriunjang pertumbuhan ekonomi secara mantap.
Strategi
Dewasa ini Amerika Serikat sedang menghadapi masa peralihan dalam bidang
energi, yaitu masa langka dan harga energi yang tinggi. Masa ini hanya dapat dihadapi secara
menyeluruh oleh Pemerintah dan masyarakat yang mau mengerti akan kegawatan
masalah yang dihadapi serta bersedia berkorban untuk menghadapinya. Bila tidak, pertumbuhan
ekonomi, peningkatan lapangan kerja dan produksi tidak mungkin dapat dipertahankan.
Lingkungan hidup yang memadai tetap perlu dipertahankan. Strategi yang
akan ditempuh terdiri dari pokok-pokok sebagai berikut:5 )
(a) konservasi dan penggunaan energi secara efisien;
(b) penetapan harga dan kebijaksanaan produksi energi yang rasionil;
(c) kebijaksanaan Pemerintah yang cukup jelas dan stabil.
Konservasi (dalam arti penghematan) energi di Amerika Serikat besar artinya dalam
mengurangi tekanan atas konsumsi minyak dunia dan merupakan cara yang paling efektif
untuk melindungi lingkungan hidup. Konservasi dan peningkatan eflsiensi cepat mendatagkan
hasil. Perbaikan isolasi rumah tinggal sehingga dicapai tingkat efisiensi yang tinggi,
misalnya, dapat dilakukan lebih cepat dari pembangunan pusat-pusat listrik tenaga
nuklir.
Konservasi baik, bersih dan tidak mahal, tetapi memerlukan pengorbanan masyarakat.
Bila mobil buatan Amerika (3300 lbs) dapat dibuat lebih ringan dari mobil buatan
Eropa (1900 lbs), misalnya, dan dikurangi daya geraknya (horse power), maka masyarakat
Amerika akan berkorban karena harus mengurangi kenikmatan dan kekuatan mobil
besar yang selama ini mereka miliki. Bila industri harus menanamkan tambahan modal
untuk peralatan yang menghemat energi dan harus membayar pajak untuk penggunaan
sumber energi yang langka, maka masyarakat Amerika akan membayar harga barang produksi
yang lebih mahal dari semula.
Konservasi energi tidak perlu menghambat, bahkan dapat diserasikan dengan,
pertumbuhan energi. Jumlah konsumsi energi tidak perlu dikurangi; hanya pertumbuhan -
nya saja yang perlu dikekang. Konservasi perlu dimulai sejak sekarang agar dapat dilaksanakan secara rasionil, tertib dan teratur. Bila konservasi dilakukan kelak, pada waktu
produksi minyak dunia sudah mencapai batas kapasitasnya, maka tindakan itu harus dilakukan
secara drastis dan dalam keadaan serba darurat.
Kebijaksanaan Harga.
Kebijaksanaan harga energi Amerika Serikat ditujukan untuk merangsang reaksi
yang wajar dari pihak produsen dan konsumen energi. Bila pemakai energi membayar
harga kemarin untuk energi yang dihasilkan esok maka sumber energi Amerika cepat akan
habis. Bila produsen energi diberi harga esok untuk sumber energi yang ditemukannya
kemarin maka ia akan menerima untung yang berkelebihan.
Kebijaksanaan harga harus ditujukan untuk mencegah pemborosan energi dan harus
merangsang produksi. Kepada industri energi harus diberikan perangsang yang memadai
untuk mengembangkansumber-sumber energi baru dan diberi untung yang cukup untuk
dapat mencari sumur-sumur baru. Kebijaksanaan harga energi harus mencerminkan kenyataan
ekonomi bahwa nilai sebenarnya dari sumber yang akan habis (misalnya minyak
dan gas bumi) adalah ongkos untuk menggantikan sumber tersebut. Gambaran yang tidak
benar tentang perbedaan harga gas bumi untuk penjualan di dalam dan antar negara bagian
harus diakhiri. Konservasi harus dirangsang dengan cara menaikkan harga barang
yang dibuat dengan proses yang padat energi.
Kebijaksanaan yang Jelas dan Man tap.
Kebijaksanaan Pemerintah yang cukup jelas dan mantap diperlukan agar produsen
dan konsumen dapat mengambil keputusan yang tepat tentang investasi dalam bidang
energi. Hal-hal yang tidak pasti ( uncertainties) memang menjadi ciri ekonomi pasaran,
dan Pemerintah Amerika memang tidak boleh melindungi industri dari risiko yang wajar
yang bisa terjadi dalam dunia usaha. Namun Pemerintah USA perlu memberikan gambaran
yang jelas dan konsisten kepada industri dan masyarakat tentang kebijaksanaan,
aturan dan maksudnya agar mereka dapat mengambil keputusan yang tepat tentang investasi
yang akan ditanamnya.
Sumber-sumber energi yang besar jumlahnya harus lebih banyak digunakan sebagai
usaha untuk mengurangi pemakaian sumber yang langka. Dalam hubungan ini maka konsumsi
minyak dan gas bumi oleh industri dan perusahaan-perusahaan listrik harus diganti
menjadi konsumsi batubara dan sumber-sumber lain yang berlimpah jumlahnya. Peningkatan
penggunaan batu bara banyak tergantung dari penguasaaan teknologi baru agar
penggunaannya memenuhi persyaratan lingkungan. Usaha-usaha untuk mengembangkan
dan menyempurnakan pembuatan gas dari batubara perlu digiatkan.Saham tenaganuklir
untuk membangkitkan tenaga listrik (sekarang 10%) perlu ditingkatkan dengan cara mengurangi
risiko serendah mungkin dan mengurangi pemborosan waktu dalam proses
perizinannya.
Juga penggunaan sumber-sumber energi tak-konvensionil (antara lain energi surya
dan panas bumi) perlu digalakkan. Sumber-sumber energi ini bersih dan tak akan habis,
serta memberikan prospek yang baik sebagai energi pelengkap dalam abad ini dalam sumber
energi yang penting dalam abad yang akan datang. Sumber ini juga memberikan kemungkinan
produksinya secara terdesentralisasi sebagai altematif dari produksi energi
secara besar-besaran dan terpusat.
Sasaran
Sasaran dari kebijaksanaan energi Amerika Serikat pada tahun 198S adalah sebagai
berikut :
(a) mengurangi laju pertumbuhan permintaan akan energi menjadi kurang dari 2%
setahun;
(b) mengurangi konsumsi bensin (untuk kendaraan bermotor) 10% lebih rendah dari
konsumsi sekarang;
(c) mengurangi impor minyak dari 16 juta barrel menjadi 6 juta barrel sehari;
(d) menyediakan cadangan minyak strategis sebesar 1 milyar (10^) barrel;
(e) meningkatkan produksi batubara menjadi 1 milyar (109) ton setahun;
(f) mengusahakan agar 90% dari rumah-rumah dan bangunan di Amerika Serikat memenuhi
standar efisiensi minimum;
(g) menggunakan energi surya di 2Vi juta rumah Amerika.
POKOK-POKOK KEBIJAKSANAAN ENERGI
AMERIKA SERIKAT
Pendekatan Konsepsionil.
Kebijaksanaan energi Amerika Serikat didasarkan atas pendekatan konsepsionil
seperti diuraikan di atas. Kebijaksanaan ini mengandung campuran yang praktis antara
rangsangan (incentives) dan lawan rangsangan (disincentives) serta tindakan-tindakan
pengaturan. Kebijaksanaan ini mengusahakan agar campur tangan pengaturan. Kebijaksanaan
ini mengusahakan agar campurtangan Pemerintah Amerika Serikat dalam kehidupan
warga negaranya sekecil mungkin. Kebijaksanaan ini terdiri dari hal-hal yang menyangkut:
konservasi; minyak dan gas bumi; batubara; tenaga nuklir, tenaga air; sumber energi
tak konvensionil, energi surya; energi panas bumi; penelitian,pengembangan dan demonstrasi;
informasi; persaingan; dan bantuan darurat bagi mereka yang berpenghasilan rendah.
Konservasi.
Dalam sektor pengangkutan, direncanakan usaha-usaha mengurangi pe-mintaan
akan energi antara lain sebagai berikut:s )
(a) Penetapan pajak penjualan bertingkat (graduated excise tax) bagi mobil-mobil baru
yang efisiensinya lebih rendah dari nilai rata-rata yang dipersyaratkan; pajak ini dipotongkan
dari (rebate) mobil-mobil yang efisiensinya lebih tinggi atau sama dengan
nilai rata-rata tersebut dan mobil-mobil listrik.
(b) Penetapan pajak bensin cadangan (standby gasoline tax), yang berlaku bila jumlah
pemakaian bensin setahun mencapai batas tahunan yang ditetapkan; pajak ini mulai
dengan $ 0,05 (= Rp 20,75) segallon8) dan dapat dinaikkan menjadi $ 0,50 dalam
10 tahun bila batas tahunan terus dilebihi, atau diturunkan bila batas itu tidak dilebihi.
(c) Penetapan standar efisiensi bahan bakar dan pajak bertahap bagi truk-truk ringan.
(d) Penghapusan pajak untuk bus antar-kota.
(e) Pemberian efisiensi kendaraan bermotor Pemerintah Federal USA dan pengadaan
program angkutan bersama (pool) bagi pegawai-pegawai Pemerintah.
Untuk mengurangi pemborosan energi dalam bangunan-bangunan yang ada direncanakan
usaha-usaha antara lain sebagai berikut: 5 )
(a) Kredit pajak sebesar 25% untuk $ 800 pertama dan 15% untuk $ 1400 berikutnya
dari beaya konservasi rumah menurut standar yang ditetapkan.
(b) Penetapan persyaratan bagi perusahaan-perusahaan umum untuk menyediakan jasa
mengisolasikan rumah langganan secara putar-kunci (turnkey).
(c) Peningkatan dana pengisolasian rumah bagi mereka yang berpenghasilan rendah.
(d) Pengadaan program pinjaman (loan) bagi konservasi rumah pedesaan (rural).
(e) Kredit pajak sebesar 10% untuk investasi usaha dalam tindakan konservasi.
(f) Penetapan program bantuan Pemerintah Federal untuk membantu sekolah-sekolah
dan rumah sakit mengisolasikan gedung-gedungnya.
(g) Penetapan standar efisiensi energi untuk gedung-gedung baru.
Untuk perusahaan-perusahaan pelayanan umum (utilities) direncanakan usaha-usaha
antara lain sebagai berikut:5)
(a) Penghapusan secara bertahap (phase out) tarip listrik dan gas yang cenderung untuk
mempromosikan penggunaan tenaga listrik yang lebih banyak.
(b) Penetapan syarat bahwa perusahaan listrik menawarkan kepada langganannya tarip
1 gallon = 0,0037854 m3.
luar-beban puncak harian atau mengadakan sistim pengelolaan beban secara langsung.
(c) Penetapan syarat bahwa perusahaan listrik menawarkan kepada langganannya tarip
yang lebih rendah untuk pelayanan yang dapat diputuskan (interruptible).
(d) Penetapan larangan penggunaan meter induk pada semua bangunan baru.
(e) Penetapan larangan diskriminasi oleh perusahaan-perusahaan listrik terhadap energi
surya dan energi yang terbarui lainnya.
(f) Penetapan bahwa Pemerintah Federal berwenang mempersyaratkan perubahan tarip
perusahaan gas.
(g) Penetapan bahwa Federal Power Commission berwenang mempersyaratkan interkoneksi
dan penggabungan daya (power pooling).
Guna memungkinkan konservasi akan ditetapkan juga standar efisiensi energi untuk
peralatan padat energi seperti tungku pembakaran (furnace), pendingin (airconditioner),
pern anas air dan kulkas. Pembangkitan ganda (cogeneration), yaitu pembuatan uap untuk
pengelolaan bersama dengan pembangkitan tenaga listrik, oleh industri dan perusahaan
listrik akan dikembangkan.
Minyak dan Gas Bumi
Dalam bidang minyak dan gas bumi kebijaksanaannya diarahkan pada harga yang
merangsang pengembangan sumber-sumber baru dan distribusi minyak dan gas bumi yang
lebih rasionil, tanpa memberikan untung yang berkelebihan bagi produsen. Konservasi
dikembangkan dengan cara menetapkan harga yang realistis bagi pemakai minyak dan gas
bumi, terutamabagi sektor-sektor ekonomi yang dengan mudah dapat menggantikan jenis
energi tersebut dengan jenis yang lain.
Kebijaksanaan harga minyak mencakup unsur-unsur berikut:s )
(a) Pengendalian harga minyak yang diperluas.
(b) Minyak yang baru ditemukan diijinkan untuk dinaikkan selama 3 tahun sampai harganya
mencapai harga minyak dunia tahun 1977; sesudah itu harga minyak baru disesuaikan
dengan kenaikan harga minyak domestik.
(c) Harga rangsangan untuk minyak baru dapat ditetapkan untuk minyak yang dihasilkan
oleh sumur di darat (onshore) 2,5 mil (= 4 km) dari sumur yang ada, atau dari
sumur yang seribu kaki (= 305 m) lebih dalam dari sumur yang ada dalam batas jarijari
2,5 mil; juga bagi sumur-sumur lepas pantai yang ijinnya diperoleh sesudah 20
April 1977.
(d) Batas atas (ceiling) $ 5,25 dan $ 11,28 yang sekarang berlaku dapat dinaikkan sesuai
dengan kenaikan harga minyak domestik.
(e) Sumur-sumur stripper dan penemuan tersier tambahan dapat diberi harga minyak
dunia.
(f) Semua minyak domestik dikenai pajak penyamaan minyak mentah (crude oil equalization
tax) dalam tiga tahap sebesar selisih antara harga minyak dunia dan minyak
domestik; pajak ini dapat naik sesuai dengan harga minyak dunia, kecuali bila minyak
dunia naik jauh lebih cepat dari kenaikan harga minyak domestik.
(g) Pendapatan bersih dari pihak tersebut dikembalikan lagi kepada masyarakat, yaitu
melalui sistim potongan (rebate) dari konsumen minyak bakar (fuel oil) dan sistim
pajak pendapatan kepada perorangan.
Kebijaksanaan harga gas bumi mencakup unsur-unsur sebagai berikut:s )
(a) Semua gas yang baru ditemukan yang dijual di mana saja dikenai batasan harga sama
dengan ongkos produksi (kilang) minyak bumi domestik rata-rata untuk nilai kalori
(Btu) yang sama.
(b) Batasan harga gas ditetapkan kira-kira $ 1,75 per Mcf pada permulaan tahun 1978;
perbedaan antara gas dalam dan an tar negara bagian akan hapus untuk gas baru.
(c) Gas baru sama defmisinya dengan minyak baru (lihat paragrap 30c).
(d) Gas bumi yang mengalir sekarang dijamin harganya pada tingkatan sekarang, dengan
penyesuaian serasi dengan harga-harga domestik.
(e) Pemerintah berwenang untuk menetapkan harga pada tingkatan yang lebih tinggi
untuk gas bumi yang ongkosnya mahal, antara lain dari pengeboran dalam, wilayah
geo pressurized, dan lain-lainnya.
(0 Gas yang disediakan sesudah kontrak antar-negara bagian berakhir atau dari produksi
melebihi jumlah yang dikontrak diberi harga tidak melebihi batas $ 1,42 Mcf; gas
yang disediakan untuk keadaan yang sama dari produksi dalam negara bagian diberi
harga sama dengan gas baru.
(g) Ongkos gas yang lebih mahal disediakan untuk keperluan industri, dan bahan untuk
keperluan rumah tangga dan niaga.
(h) Kewenangan hukum Federal diperluas sampai kepada fasilitas gas buatan (synthetic).
(i) Kepada industri dan perusahaan-perusahaan umum pemakai minyak dan gas bumi
dikenakan pajak sebagai usaha untuk merangsang konservasi dan penggunaan batubara
dan sumber-sumber energi lainnya.
Kecuali itu, untuk minyak dan gas bumi ditetapkan ketentuan-ketentuan tambahan
sebagai berikut:
(a) Guna merangsang pengembangan sumber-sumber minyak Alaska yang ada sepenuhnya,
maka minyak Alaska diberi harga maksimum $ 11,82 di sumur dan diperlakukan
sebagai tak diatur harganya; minyak baru dikenai harga baru.
(b) Minyak shale diberi harga minyak dunia.
(c) Proyek-proyek pengimporan gas yang dicairkan (liquefied natural gas : LNG) diteliti
kasusnya satu per satu menurut keterandalan negara penjual,y)derajat ketergantungan
Amerika Serikat, keselamatan instalasi dan biaya pembangunannya; LNG impor
tidak dipusatkan di satu wiJayah; dok baru bagi kapal pengangkut LNG dilarang di
daerah-daerah yang padat penduduknya.
(d) Program Pemerintah Federal untuk mencari gas di daerah geo pressurized dikembangbangkan.
(e) Sebuah Panitia yang dibentuk Presiden Amerika Serikat akan mengadakan studi dan
menyampaikan rekomendasi tentang sistim angkutan energi nasional.
(f) Untuk menghilangkan kerawanan terhadap gangguan penyediaan minyak impor untuk
kedua kalinya cadangan minyak strategis dinaikkan menjadi 1 milyar barrel,
minyak impor didiversivikasikan, dan disusun rencana penanggulangan keadaan
darurat.
Batubara
Agar industri dan perusahaan-perusahaan listrik menggunakan batubara dan bahan
bakar lainnya maka penggunaan minyak dan gas bumi dikenai pajak.5) Di samping itu
ketel-ketel uap baru milik industri dan perusahaan-perusahaan listrik dilarang menggunakan
minyak atau gas bumi, kecuali dalam hal-hal luar biasa. Instalasi yang memiliki kemampuan
membakar batubara dilarang membakar minyak dan gas bumi. Pada taliun
1990 tidak ada perusahaan umum yang diperkenankan membakar gas bumi.5)
Meskipun pemakaian batubara hendak digalakkan, usaha untuk memperbaiki lingkungan
hidup tetap dipertahankan. Dalam hubungan ini maka kebijaksanaannya adalah:
(a) Menetapkan agar pada semua pusat listrik yang membakar batubara (termasuk yang
berkadar belerang rendah( dipasang instalasi pengendali polusi berdasarkan teknologi
yang ada.
(b) Menjaga agar daerah-daerah yang masih belum tercemar tetap bersih.
(c) Mengajukan kepada negara-negara bagian untuk menetapkan agar tanah-tanah dalam
wilayahnya dilindungi dari kerusakan 3 tahun sesudah amandemen Undang-Undang
Udara Bersih (Clean Air Act).
(d) Menetapkan agar para Gubernur/Kepala Negara Bagian mengumumkan maksud
mereka untuk merubah klasifikasi kwalitas udara yang diijinkan untuk wilayahwilayah
tertentu 120 hari sesudah diterima permintaan membangun fasilitas energi di
wilayah tersebut.
(e) Menetapkan bahwa negara-negara bagian harus menyetujui atau menolak permintaan
tersebut (d) 1 tahun sesudahnya.
Pemerintah akan membentuk Panitia untuk mempelajari pengaruh peningkatan
produksi dan penggunaan batubara bagi kesehatan, pengaruh lingkungan pada penambangan
batubara dan pada fasilitas pembakaran batubara. Demikian pula pengaruh jangka
panjang CO2 yang berasal dari batubara dan hidrokarbon terhadap atmosfir. Pemerintah
menunjang undang-undang yang seragam bagi penambangan dangkal (strip mining).
Pemerintah akan meningkatkan program penelitian dan pengembangan batubara.
Prioritas utama dan pertama diberikan pada cara-cara yang lebih efektif dan ekonomis
untuk memenuhi standar-standar lingkungan udara, dan terdiri dari penelitian dan pengembangan
tentang :
(a) sistim pengendalian pencemaran udara;
(b) sistim pembakaran fluidized bed;
(c) sistim pembersihan batubara;
(d) proses gasifikasi kalori (Btu) rendah;
(e) proses gasifikasi (maju) kalori (Btu) tinggi;
(f) teknologi cairan buatan (synthetic);
(g) teknologi penambangan batubara.
Tenaga Nuklir.
Kebijaksanaan yang dianut tentang tenaga nuklir adalah menunda kesediaan (commitment)
Amerika mengembangkan teknologi nuklir maju yang didasarkan atas penggunaan
plutonium, sambil menunggu dikembangkan cara-cara membangkitkan tenaga
nuklir untuk hari depan yang lebih baik dari daur (cycle) plutonium dan pembiak
(breeder) plutonium. Amerika Serikat akan menunda untuk waktu tak ditentukan pemrosesan
ulang secara komersil dan pendauran ulang plutonium. Presiden mengusulkan
agar dana untuk program pembiak yang ada dikurangi dan dialihkan guna penilaian pembiak-
pembiak jenis lain, reaktor pengubah maju (advanced konverter) dan daur bahan
bakar lainnya, dengan tekanan pada kekhawatiran non-proliferasi dan keamanan. Presiden
juga mengusulkan agar proyek reaktor pembiak Clinch River dibatalkan pembangunan,
pembuatan komponen, perizinan dan usaha komersialisasinya.
Untuk memungkinkan negara-negara lain menunda pengembangan teknologi-plutoniumnya
sendiri, Amerika Serikat harus mengembalikan kepercayaan dunia akan kesediaan
dan kemauannya untuk menyediakan jasa-jasa pengayaan uranium. Untuk ini Amerika
Serikat akan memperluas kemampuan pengayaannya dengan membangun pabrik
pengayaan sentrifugal yang efisien-energi. Jasa-jasa pengayaan akan diberikan kepada
negara-negara yang setuju non-proliferasi dan bersedia menerima persyaratan yang bersangkutan.
Untuk menghilangkan keraguan tentang jumlah cadangan uranium dan thorium
Pemerintah cq Energy Research & Development Administration (ERDA) akan menyempurnakan
program penilaiannya. Usul ini ditolak senat dengan suara 49 lawan 38; lihat "Senate Vote Saves Plutonium Plant;
Setback for Carter", Washi.^ton Post, July 12,1977.
Untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pada reaktor-reaktor air ringan
(LWR) yarig merupakan tumpuan program nuklir Amerika maka : s )
(a) Nuclear Regulatory Commission (NRC) telah menambah jumlah pengawas pada
pusat-pusat listrik tenaga nuklir (PLTN) dan meningkatkan persyaratan latihan bagi
para pengawas tersebut.
(b) Presiden Amerika Serikat telah meminta kepada NRC agar staf pemeriksa ditambah
sehingga pemeriksaan yang tak diberitahukan lebih dahulu dapat ditingkatkan dan
agar seorang inspektur Federal ditempatkan pada setiap PLTN.
(c) Presiden telah meminta kepada NRC agar sekarang diwajibkan (kepada perusahaan
listrik) untuk melaporkan kecelakaan-kecelakaan kecil dan kegagalan komponen (tadinya
bersifat sukarela).
(d) Presiden telah meminta kepada NRC agar ditentukan persyaratan yang lebih tegas
tentang lokasi PLTN sehingga penempatannya tidak dilakukan di daerah-daerah
yang padat penduduknya, yang bernilai alamiah baik atau yang berbahaya.
Presiden telah memerintahkan agar proses perincian PLTN dipelajari, serta menyarankan
agar kriteria yang wajar dan obyektif ditetapkan dan PLTN yang baku tidak
perlumelalui proses perizinan yang mendalam dan sendiri-sendiri.
Untuk menjamin tersedianya fasilitas penimbunan sampah radioaktif yang cukup
pada tahun 1985, maka program pengelolaan sampah telah diperluas sehingga dicakup
pula teknik penyimpanan bahan bakar habis-pakai untuk jangka panjang.
Tenaga Air dan Energi Non-Konvensionil.
Dalam bidang tenaga air, Departemen Pertahanan Cq Corps of Engineers bersama
dengan badan-badan lainnya akan meninjau kemungkinan pembangunan kapasitas tambahan
pada pusat-pusat listrik tenaga air (PLTN) yang ada di seluruh Amerika.
Harapan Amerika Serikat dalam pertumbuhan ekonomi jangka panjang sesudah
tahun 2000 terletak pada sumber-sumber energi tak konvensionil yang terbarui dan tak
akan habis. Karena itu maka Pemerintah akan menggalakkan pengembangan teknologi
untuk menggunakan sumber-sumber energi ini. Dalam penggunaan energi surya, teknologi
pemanasan air dan ruangan telah siap untuk dikomersialisasikan. Untuk menggalakkan
pemasarannya diusulkan kredit pajak sebesar 40% untuk $ 1000 pertama dan 25% untuk
$ 6400, berikutnya dari harga peralatan energi surya. Kredit ini kemudian akan diturunkan
secara bertahap menjadi 25% untuk $ 1000 pertama dan 15% untuk $ 6400 berikutnya.
Kredit ini akan dibeayai dari program gabungan antara Pemerintah Federal dan Pemerintah
Negara Bagian yang terdiri dari pengembangan standar, sertifikasi, latihan,
pengumpulan informasi dan pendidikan. Guna menggalakkan penggunaan tenaga panas
bumi maka pemotongan pajak untuk beaya pengeboran yang tak dapat dinyatakan (intangible)
yang sekarang berlaku bagi pengeboran minyak dan gas bumi berlaku juga bagi
pengeboran panas bumi.
Penelitian, Pengembangan dan Demonstrasi.
45. Untuk memungkinkan pengembangan sumber-sumber energi baru Pemerintah Federal
akan melakukan kegiatan penelitian, pengembangan dan demonstrasi pada tahaptahap
awal pengembangan tersebut. Pada tahap-tahap selanjutnya kegiatan ini ditujukan
untuk memenuhi persyaratan teknis, ekonomis, keamanan nasional, kesehatan, keselamatan
dan lingkungan hidup. Kegiatan penelitian dan pengembangan harus diikuti dengan
pesiapan ke arah komersialisasi hasilnya, sehingga proyek-proyek yang berhasil baik dapat
digunakan dalam praktek dalam waktu sesingkat-singkatnya. Oleh karena itu perlu diadakan
proyek demonstrasi dengan tekanan pada sistem-sistem energi yang kecil, tersebar
dan memenuhi persyaratan lingkungan. Sebuah badan yang mengurusi teknologi skalakecil
(Office of Small-Scale Technologies) akan dibentuk guna membeayai proyek-proyek
penelitian dan pengembangan energi skala kecil yang bermanfaat (innovative). Badan ini
akan memungkinkan penemu-penemu perorangan dan perusahaan-perusahaan kecil memberikan
sumbangan pada usaha penelitian dan pengembangan energi nasional.
Lain-lain.
Untuk menunjang rencana-rencana kebijaksanaan tersebut di atas diadakan rencanarencana
pelengkap, terdiri dari program informasi, persaingan dan bantuan darurat. Petroleum
Production and Reserve Information System akan memberikan kepada Pemerintah
Federal data lengkap dan terperiksa (audited) tentang cadangan minyak dan produksi.
Petroleum Company Financial Data System akan memberikan kepada Pemerintah data
keuangan secara terperinci dari semua perusahaan besar dan sebagian perusahaan kecil
yang menghasilkan minyak dan gas bumi. Emergency Management Information System
akan memberikan kepada Pemerintah Federal dan Pemerintah Negara Bagian informasi
yang diperlukan gima menghadapi keadaan darurat energi.
Guna memungkinkan persaingan yang efektif dalam industri energi maka Departemen
Energi yang akan dibentuk akan mengatur agar kebijaksanaan dan program-programnya
memajukan persaingan. Hasil kerja perusahaan-perusahaan minyak akan diikuti
dan diawasi. Program informasi seperti diuraikan di atas akan membantu memungkinkan
persaingan ini.
Program-program akan disusun untuk membantu mereka yang berpenghasilan rendah
menghadapi kenaikan beaya energi yang melonjak, tetapi sementara sifatnya, pada
waktu terjadi kekurangan atau musim dingin yang keras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar